Jawaban mengapa orang pacaran itu di bolehkan, khan menurut agama islam tidak boleh pacaran ?

Waktu baca:5 Menit, 7 Detik

Ini kah anda sedang mencari jawaban sebenarnya pertanyaan: mengapa orang pacaran itu di bolehkan, khan menurut agama islam tidak boleh pacaran ?, bener banget sob berada di situs yang terbaek. Disini ada referensi jawaban mengenai pertanyaan tersebut. Silakan baca lebih lanjut.

Pertanyaan

mengapa orang pacaran itu di bolehkan, khan menurut agama islam tidak boleh pacaran ?

Jawaban #1 tentang Pertanyaan: mengapa orang pacaran itu di bolehkan, khan menurut agama islam tidak boleh pacaran ?

karena mereka buta dengan hukum agama ,, serta ada juga yang sudah tau tapi tetep aja nekat melakukannnya
Baca Juga:  Pertanyaan Tuliskan tokoh dan wataknya bedasarkan kutipan novel mbah joy

Jawaban #2 tentang Pertanyaan: mengapa orang pacaran itu di bolehkan, khan menurut agama islam tidak boleh pacaran ?

sebenarnya sih yang namanya pacaran itu tidak diperbolehkan jadi mau dengan alasan apapun yang namanya pacaran memang tidak diperbolehkan karena pacaran menjurus ke yang namanya perzinaan tapi melihat keadaan yang seperti sekarang ini saat pacaran telah di anggap lumrah msks semua pihak bertanggung jawab karena tidak ada yang mencegah pacaran dari awal maka lama kelamaan yang namanya pacaran itu jadi marak tapi sudahlah belum terlambat untuk yang namanya mencegah pacaran dengan jangan sampai kita pacaran

Itulah tanya-jawab tentang mengapa orang pacaran itu di bolehkan, khan menurut agama islam tidak boleh pacaran ?, semoga dengan ini bisa membantu menyelesaikan masalah kamu. Bila bila beberapa jawaban di atas mengapa orang pacaran itu di bolehkan, khan menurut agama islam tidak boleh pacaran ? kawan kurang puas atau belum menjawab pertanyaan mu secara tepat, bisa langsung komen di bawah aja ya..??

Baca Juga:  Pertanyaan nama-nama nabiSebutkan nama-nama nabi ​

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Leave a Reply

Your email address will not be published.